PSI Targetkan Menang di Sultra pada Pemilu 2029: Ambisi Besar di Tengah Realita Suara 2024
Jangkauan Jakarta Pusat — PSI Targetkan Menang Partai Solidaritas Indonesia (PSI) semakin menunjukkan ambisi politiknya menjelang Pemilu 2029 dengan menetapkan target besar di beberapa provinsi strategis, salah satunya Sulawesi Tenggara (Sultra). Menurut Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, partainya siap “menang” di Sultra — sebuah klaim yang menantang, mengingat catatan perolehan suara di provinsi ini pada Pemilu 2024.
Berapa Suara PSI di Sultra pada Pemilu 2024?
Data hasil rekapitulasi KPU menunjukkan bahwa perolehan suara PSI di Sultra pada Pemilu Legislatif 2024 cukup kecil:
Menurut laporan IDN Times, PSI hanya memperoleh 7.274 suara di Sultra.
Data nasional KPU (melalui rekapitulasi Sirekap) juga menunjukkan PSI meraih sekitar 2,79% suara di tingkat nasional, sehingga belum mencapai ambang parlemen (parliamentary threshold) sebesar 4%.
Data lain menyebut raihan nasional PSI di Pemilu 2024 adalah 2.404.199 suara, setara sekitar 3,13% (pada rekap Sirekap di sebagian TPS).
Dengan perolehan sangat kecil di Sultra, target “menang” di provinsi tersebut pada 2029 menjadi tantangan besar bagi PSI.
Baca Juga: Jadwal Persija vs Persik Macan Putih Siap Menggigit di Manahan
Strategi PSI dan Sikap Optimistis Ahmad Ali
Ambisi Menyamai / Kalahkan NasDem di Sultra
Menurut Ahmad Ali (Ketua Harian PSI), partainya tidak hanya menargetkan pertumbuhan, tetapi ingin mengungguli NasDem, partai yang sebelumnya mengusung calon dalam Pilkada Sultra.
Ali menyebut bahwa persaingan dengan NasDem adalah bagian dari strategi nasional, namun PSI melihat Sultra sebagai salah satu provinsi penting untuk pertumbuhan signifikan.
Konsolidasi Kader dan Basis Suara
PSI kemungkinan akan memperkuat struktur partai di Sultra, melakukan konsolidasi kader lokal, dan membangun basis pemilih dari generasi muda dan kelompok yang sebelumnya kurang terwakili partai besar. Mengingat suara 2024 yang rendah, kerja keras di akar rumput sangat dibutuhkan.
Rebranding dan Kampanye Agresif
PSI tengah mengubah strategi komunikasinya: dari partai “gagasan muda” menjadi partai yang bisa berkompetisi secara elektoral di provinsi luar Jawa. Rebutan kursi DPR, DPRD provinsi, dan keterlibatan lokal menjadi bagian dari langkah jangka panjang.
Tantangan yang Harus Dihadapi PSI di Sultra
Basis Suara Rendah
Dengan hanya 7 ribuan suara di Sultra, PSI perlu melakukan penetrasi besar agar bisa naik signifikan dalam lima tahun ke depan.
Kompetisi Parpol Dominan
Di Sultra, parpol seperti Gerindra, NasDem, PDIP, dan Golkar memiliki pondasi suara yang jauh lebih besar. PSI harus menemukan ceruk khusus agar bisa bersaing.
Sumber Daya Kampanye
Kekuatan kampanye parpol lokal sangat tergantung dana, kader, dan organisasi di lapangan. PSI harus menyiapkan sumber daya yang cukup agar target “menang” bukan sekadar jargon.
PSI Targetkan Menang Apakah Targetnya Realistis?
Mengingat perolehan suara 2024 yang sangat rendah di Sultra, target “menang” PSI pada Pemilu 2029 bisa dianggap ambisius. Namun, bukan tidak mungkin:
Jika PSI mampu melakukan konsolidasi struktural dan memperkuat akar akar lokal, perolehan suara bisa tumbuh signifikan.
Pemilih muda dan kelas menengah di Sultra bisa menjadi basis potensial jika kampanye PSI fokus pada isu modernitas, peluang kerja, dan perbaikan kualitas pemerintahan.
Kolaborasi dengan partai lokal atau tokoh masyarakat Sultra bisa mempercepat penetrasi PSI.
PSI Targetkan Menang Makna Politik Lebih Luas
Pelajaran dari Kegagalan Nasional: Meski gagal melewati parliamentary threshold di 2024, PSI tampak tidak ingin mundur. Target di Sultra adalah bagian dari strategi nasional agar partai bisa lebih relevan di provinsi-provinsi luar Jawa.
Kesimpulan
Ambisi besar ini membutuhkan kerja keras, strategi jangka panjang, dan penetrasi akar rumput yang agresif.





