Halte Transjakarta Gunung Sahari Tutup Sementara Akibat Banjir
Jangkauan Jakarta Pusat – Halte Transjakarta Gunung Sahari yang terletak di Jakarta Utara terpaksa ditutup sementara pada Senin (9/1) akibat dampak banjir yang melanda kawasan tersebut. Penutupan halte ini disebabkan oleh tingginya genangan air yang mengganggu aktivitas operasional bus Transjakarta dan membahayakan keselamatan penumpang.
Banjir Landa Kawasan Gunung Sahari
Curah hujan yang tinggi pada pagi hari menyebabkan sungai-sungai di Jakarta meluap, memicu banjir di beberapa titik, termasuk kawasan Gunung Sahari. Sejak pagi, kawasan ini dilanda hujan deras yang mengakibatkan genangan air mencapai kedalaman lebih dari 30 cm di beberapa area, termasuk di sekitar halte Transjakarta Gunung Sahari.
Dampak banjir yang cukup parah menyebabkan operasional bus Transjakarta di koridor 1 (Blok M – Kota) terganggu. Halte Gunung Sahari yang biasanya menjadi salah satu titik transit utama untuk penumpang, tidak dapat digunakan karena ketinggian air yang semakin meningkat.

Baca Juga: Waskita Karya Bersama Danantara Serahkan 600 Huntara ke Pemkab Aceh Tamiang
Penutupan Sementara Halte Transjakarta
PT Transjakarta, selaku operator angkutan massal di Jakarta, mengumumkan bahwa halte tersebut ditutup sementara sebagai langkah pencegahan untuk menghindari kecelakaan. Penutupan halte ini mulai berlaku sejak pukul 08.00 WIB dan rencananya akan berlangsung hingga kondisi banjir surut dan dapat dipastikan aman untuk digunakan.
“Halte Gunung Sahari terpaksa kami tutup sementara karena adanya genangan banjir yang cukup tinggi dan membahayakan penumpang. Kami mengimbau penumpang untuk mencari alternatif halte terdekat,” kata Humas PT Transjakarta, Rina Wijaya, dalam keterangan persnya.
Sebagai solusinya, penumpang yang biasanya turun atau naik di halte Gunung Sahari dapat beralih ke halte terdekat seperti Halte Kemayoran atau Halte Stasiun Kota yang masih beroperasi normal.
Pengalihan Layanan Bus Transjakarta
Untuk memastikan layanan tetap berjalan meski ada gangguan di Gunung Sahari, PT Transjakarta segera melakukan pengalihan jalur dan memberikan informasi kepada penumpang tentang alternatif halte yang dapat digunakan. Hal ini dilakukan guna mengurangi dampak dari penutupan halte dan menjaga kelancaran operasional bus di koridor tersebut.
“Bus akan tetap beroperasi normal dengan pengalihan sementara ke halte lain. Kami juga terus memantau situasi di lapangan dan akan memberikan update terkait status operasional halte Gunung Sahari,” tambah Rina.
Penanganan Banjir dan Kesiapsiagaan Dinas Terkait
Banjir yang melanda kawasan Gunung Sahari juga menjadi perhatian dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta. Pompa air telah dikerahkan untuk membantu mempercepat proses tersebut.
“Kami fokus untuk menangani genangan air agar tidak semakin meluas. Halte yang terdampak banjir menjadi prioritas kami dalam penanganan,” kata Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Hendra Gunawan.
Halte Transjakarta Gunung Sahari Dampak Banjir pada Layanan Transjakarta
Penutupan halte Gunung Sahari merupakan salah satu insiden yang menunjukkan kerentanannya infrastruktur transportasi umum terhadap fenomena cuaca ekstrem di Jakarta.
Kendati demikian, Transjakarta terus berupaya untuk memastikan layanan tetap berjalan dengan lancar.
“Kami berharap para penumpang dapat memahami situasi ini dan mencari alternatif transportasi dengan lebih bijak. Kami akan selalu berusaha memberikan layanan terbaik meski cuaca buruk,” ujar Rina.
Halte Transjakarta Gunung SahariImbauan kepada Warga
Mereka menyarankan agar penumpang memantau media sosial resmi Transjakarta atau aplikasi mobile untuk mendapatkan pembaruan informasi terkini mengenai operasional bus.
“Kami juga mengingatkan warga untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan banjir. Pastikan Anda selalu memeriksa informasi terbaru sebelum berangkat,” tambah Rina.
Penutupan: Menghadapi Tantangan Cuaca Ekstrem
Banjir yang menggenangi halte Transjakarta Gunung Sahari dan mengganggu operasional transportasi publik di Jakarta adalah salah satu contoh dari tantangan besar yang dihadapi kota ini setiap musim hujan.





