Banjir Melanda Lima Kecamatan di Kabupaten Cirebon, Warga Terdampak Berat
Jangkauan Jakarta Pusat β Banjir Rendam Lima Kecamatan Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Cirebon sejak dini hari Minggu (14/12/2025) mengakibatkan banjir besar yang merendam permukiman di lima kecamatan berbeda. Peristiwa ini membuat ribuan warga mengalami kesulitan, bahkan sebagian terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman karena ketinggian air yang terus meningkat dari pagi hingga siang hari.
Kronologi dan Penyebab Banjir
Hujan deras yang turun berjam-jam sejak Sabtu malam membuat beberapa sungai di wilayah Cirebon meluap. Khususnya di sungai-sungai kecil yang berada di sekitar pemukiman warga, air tidak mampu tertampung sehingga meluber ke jalan dan rumah. Di beberapa titik, ketinggian air bahkan mencapai lebih dari 70β100 cm, jauh lebih tinggi daripada banjir biasanya yang hanya beberapa puluh sentimeter.
Baca Juga: Washington Diterjang Banjir Gubernur Bukan Krisis Satu atau Dua Hari
Wilayah Terdampak dan Kondisi Warga
Salah satu wilayah paling parah terdampak adalah Kompleks Pondok Pandawa di Desa Jungjang Wetan, Kecamatan Arjawinangun. Rumah-rumah warga di kawasan ini terendam hingga lebih dari setengah meter, membuat aktivitas harian warga terganggu. Banyak keluarga yang memilih meninggalkan rumah mereka sementara dan mengungsi ke rumah keluarga atau tempat yang lebih aman.
Seorang warga setempat mengatakan bahwa banjir kali ini jauh lebih parah dibandingkan beberapa kejadian banjir sebelumnya. Air mulai masuk ke rumah sejak dini hari, dan terus meninggi hingga pagi. βIni termasuk banjir yang paling tinggi dalam beberapa tahun terakhir,β ujar salah satu warga yang melihat langsung kondisi rumahnya terendam.
Banjir Rendam Lima Kecamatan Dampak Aktivitas dan Mobilitas Masyarakat
Akibat banjir, sejumlah akses jalan utama di daerah yang dilalui aliran air ikut tergenang. Hal ini membuat lalu lintas terhambat dan menyulitkan mobilitas warga, termasuk akses menuju pasar dan layanan publik lainnya. Meski belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, dampak sosial berupa gangguan terhadap kegiatan sehari-hari sudah sangat dirasakan oleh penduduk.
Banjir Rendam Lima Kecamatan Upaya Tanggap Darurat
Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), aparat desa, dan relawan setempat langsung diterjunkan ke lapangan untuk membantu warga. Mereka fokus melakukan evakuasi warga di wilayah yang paling parah terendam, serta memberikan bantuan darurat seperti bahan makanan dan selimut bagi keluarga yang mengungsi.
Peringatan dan Kewaspadaan
BPBD Kabupaten Cirebon mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama jika hujan deras masih terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan.





